ASDP Jamin Lancarnya Arus Balik Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali
"ASDP menjamin kelancaran arus balik penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali dengan berbagai pelayanan optimal dan infrastruktur yang ditingkatkan, memastikan perjalanan Anda aman dan nyaman."

ASDP Jamin Lancarnya Arus Balik Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali

ASDP Jamin Lancarnya Arus Balik Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali

Kebijakan Work from Anywhere (WFA) dan Dampaknya Terhadap Arus Balik Lebaran

Penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA) oleh pemerintah terbukti efektif dalam mengatur arus perjalanan, termasuk arus balik saat Lebaran. Dengan fleksibilitas dalam waktu kepulangan, kepadatan di pelabuhan dapat diminimalisasi. Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, mengungkapkan bahwa tren pergerakan arus balik tahun ini lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

ASDP juga mengingatkan pengguna jasa untuk merencanakan waktu perjalanan dengan baik, memilih untuk menyeberang pada pagi atau siang hari, dan memastikan tiket telah dibeli sebelum tiba di pelabuhan melalui aplikasi atau agen resmi.

"Dampak positif dari kebijakan WFA terlihat dari berkurangnya kepadatan di hari-hari tertentu. Trafik di pelabuhan menjadi lebih lancar dan terkendali," ujarnya dalam keterangan tertulis. Data dari Posko Bakauheni menunjukkan bahwa saat H+1 Lebaran, total penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 57.801 orang, turun 4,8% dari tahun sebelumnya. Sementara total kendaraan yang menyeberang mencapai 14.866 unit, turun 5,0% dari 15.653 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Sejak H-10 hingga H+1 Lebaran, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 511.267 orang, meningkat 1,4% dibandingkan tahun lalu. Namun, total kendaraan tercatat 106.215 unit, turun 3,5%. Shelvy memastikan ASDP telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus balik.

Dari Posko Merak, yang mencakup Pelabuhan Merak dan BBJ Bojonegara, tercatat 39 kapal beroperasi pada H+1, dengan total penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 37.202 orang, naik 11,6% dibandingkan tahun lalu. Di sisi lain, kendaraan roda dua meningkat 27,7% menjadi 3.220 unit, dan kendaraan roda empat naik 6,5% menjadi 4.967 unit.

Secara keseluruhan, sejak H-10 hingga H+1, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 979.027 orang, naik 3,5% dibandingkan tahun lalu, sementara total kendaraan mencapai 248.303 unit, naik 0,4%. Shelvy juga mengingatkan pentingnya disiplin pengguna dalam mengikuti aturan perjalanan.

Pada lintasan Jawa-Bali, arus balik dari Ketapang ke Gilimanuk pada H+1 mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 32 kapal beroperasi dengan total penumpang mencapai 37.943 orang, meningkat 24,3% dibandingkan tahun lalu. Kendaraan yang menyeberang juga meningkat 24,7% menjadi 10.467 unit.

Delaying System untuk Kelancaran Arus Balik

Untuk menjaga kelancaran arus balik, ASDP menerapkan sistem penundaan di delapan titik buffer zone dengan kapasitas total 1.560 kendaraan. Lokasi buffer zone terbagi menjadi dua kategori: di jalan tol dan jalan arteri. Sistem penundaan juga diterapkan untuk kendaraan yang menuju Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.

ASDP melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran layanan, termasuk ketersediaan kapal, optimalisasi operasional, serta pengelolaan antrean kendaraan. "Kami berkomitmen untuk memastikan perjalanan arus balik berjalan lancar," tambah Shelvy.

ASDP juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti jadwal keberangkatan dan menghindari puncak arus balik. Dengan disiplin pengguna dan strategi operasional yang telah disiapkan, ASDP optimis dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat.

Simak Video Promo: Jasa Marga Beri Diskon Tarif Tol 20% Arus Balik Lebaran

Comments

https://blog.hitabatak.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!