Alasan Mengapa Dua Potong Martabak Manis Sudah Memadai untuk Kenyang
Alasan Mengapa Dua Potong Martabak Manis Sudah Memadai untuk Kenyang

Alasan Mengapa Dua Potong Martabak Manis Sudah Memadai untuk Kenyang

Alasan Mengapa Dua Potong Martabak Manis Sudah Memadai untuk Kenyang

Martabak: Jajanan Favorit Nusantara yang Menggugah Selera

Martabak, baik yang manis maupun telur, telah menjadi salah satu jajanan yang sangat digemari di seluruh penjuru Indonesia. Meskipun hanya menikmati dua potong, banyak orang merasakan kenyang yang luar biasa! Sering kali dianggap sebagai pancake tradisional, martabak manis menyimpan sejarah yang kaya, berasal dari Fujian, China, dan menyebar ke Asia Tenggara oleh para imigran.

Setibanya di Indonesia, martabak bertransformasi dengan berbagai modifikasi dari sisi resep, bahan, hingga tampilan. Di sini, kita mengenal dua varian ikonik: martabak manis dan martabak telur.

Martabak Manis

Martabak manis, atau yang akrab disebut 'Terang Bulan', hadir dengan beragam topping – mulai dari yang klasik seperti kacang dan gula pasir, hingga variasi modern yang menggoda selera, semuanya dengan harga yang bervariasi.

Martabak Telur

Di sisi lain, martabak telur menawarkan pengalaman berbeda, terisi dengan campuran telur ayam atau bebek, daging sapi atau ayam, dan taburan daun bawang yang melimpah. Rasanya begitu lezat dan memikat!

Kelezatan martabak memang tak terbantahkan dan sejajar dengan popularitasnya. Banyak yang setuju bahwa baik martabak manis maupun telur bisa membuat perut kenyang hanya dengan 1-2 potong. Hal ini menjadi perbincangan setelah pengguna media sosial membagikan pengalaman serupa, seperti yang dilakukan oleh akun @eksttra yang berbagi foto karakter Ultramen tumbang karena kenyang setelah menikmati dua potong martabak.

Komentar dari netizen pun ramai, menunjukkan betapa banyak yang merasakan hal yang sama. "Makan satu potong martabak manis aja udah enek," tulis salah satu pengguna, sementara yang lain menyarankan untuk membeli martabak saat di kantor agar bisa dinikmati bersama.

Maka tidak heran, martabak tetap menjadi primadona dan selalu berhasil menarik perhatian pecinta kuliner di tanah air.

Comments

https://blog.hitabatak.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!