Obat Setelan di RI: Ancaman Tersembunyi yang Mengintai Kesehatan Masyarakat
Obat Setelan di RI: Ancaman Tersembunyi yang Mengintai Kesehatan Masyarakat

Obat Setelan di RI: Ancaman Tersembunyi yang Mengintai Kesehatan Masyarakat

Obat Setelan di RI: Ancaman Tersembunyi yang Mengintai Kesehatan Masyarakat

Waspadai Peredaran Obat Setelan yang Marak!

Obat setelan kini semakin mudah ditemukan di berbagai wilayah. Produk-produk ini seringkali dikemas dalam bentuk tablet atau kapsul tanpa informasi yang jelas mengenai identitas, tanggal kedaluwarsa, nomor batch, maupun dosis aturan pakai. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanannya.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), Taruna Ikrar, mengungkapkan bahwa peredaran obat setelan mirip dengan fenomena gunung es. "Apa yang terlihat di permukaan seringkali hanya sebagian kecil dari isu yang jauh lebih besar, terutama terkait penjualan daring yang sangat dinamis," ujarnya.

Temuan terbaru menunjukkan bahwa pencarian terkait obat setelan di salah satu marketplace mengarah pada lebih dari 100 tautan produk. Dalam pemantauan, obat tersebut sangat mudah diakses tanpa perlu menunjukkan resep. Beberapa di antaranya dikemas dengan nama merek, namun banyak juga yang hanya dibungkus plastik tanpa merek dan dijual dengan harga mulai dari Rp 10 ribu.

Ini menjadi tantangan besar bagi BPOM. Salah satu kesulitan yang dihadapi adalah menemukan data akurat mengenai peredaran obat setelan, baik di platform daring maupun luring. Data kerawanan terkait kejahatan obat dan makanan menunjukkan adanya 99 kasus peredaran obat setelan antara 2020 hingga 2024, dan angka tersebut jauh lebih tinggi bila diperhitungkan di marketplace. Di tahun 2023, terdeteksi 134 tautan, dan jumlahnya diprediksi akan meningkat pesat di tahun 2024.

Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran dan berhati-hati terhadap obat yang tidak terjamin keamanannya!

Comments

https://blog.hitabatak.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!